Kamis, 10 Februari 2011

Step by Step Pembuatan Studio Mini dan Softbox Lighting untuk penggunaan rumahan.

Banyak banget teman - teman yang dari luar Jakarta menanyakan, kapan produk studio mini dan softbox lighting bisa dikirim ke kota mereka. Pernah coba versi knockdwon, meja bongkar pasang, tapi..aduuh jatuhnya mahal sekali ditambah ongkos kirim. Akhirnya, punya niat deh untuk sharing cara pembuatan studio mini ini. karena ternyata buku asli petunjuk pembuatannya terbitan Komputer Aktif itu, tidak beredar lagi, jadi sulit ditemui di pasaran.

Berikut ini Step by Step Pembuatan Studio Mini dan Softbox Lighting untuk penggunaan rumahan.
  • Studio Mini
Bahan: 1 kardus tv ukuran 50x50x50 cm (bisa lain ukuran), 5 lembar karton manila, 1 lembar karton duplek.
Alat : Pulpen, Cutter, Lem Aica Aibon, lem Fox putih, penggaris.


Cara pembuatan
1. Buat kardus membentuk kotak sesuai lipatan. Lem dengan Aica Aibon. Tips: tunggu lem hingga setengah kering lalu rekatkan, lem yang masih basah membuatnya tidak langsung lengket.
Sisi yang di lem akan menjadi sisi atas dan bawah dari kotak studio.


2. Pada sisi atas, ukur masing - masing sisi 2 cm dari tepi, untuk memberi panduan pada pemotongan berikutnya.


3. Potong kardus sesuai panduan dengan menggunakan cutter. Gunakan penggaris yang panjang. (atau alat pengganti: aku pakai rel korden tak terpakai..hehhee)


4. Setelah dipotong, sisi depan kotak studio akan berlubang kotak seperti foto di bawah ini.


5. Pada sisi belakang (sisi seberang dari sisi yang sudah berlubang) lakukan hal yang sama, namun untuk bagian atas, jangan sampai terputus. 


6. Pada bagian dalam sisi bawah dan atas kotak, jika masih ada bagian yang tidak rata, tambal dengan sisa kardus bekas potongan.


7. Ratakan lem fox putih pada semua sisi bagian dalam, lalu tempelkan karton manila yang sebelumnya sudah di ukur sesuai lebar sisi kotak.





8. Buat panduan lubang pada sisi samping kotak dengan mengukur lingkar terluar corong lampu belajar. Lalu potong dengan cutter namun jagan sampai terputus. Cukup sampai memungkinkan untuk memasukkan corong lampu belajar ke dalam lubang. Lakukan pada kedua sisi samping.



9. Pada sisi atas kotak,ukur 2 cm dari tepi luar, buat celah selebar 5mm, sepanjang sisi kotak. Celah ini untuk memasukkan karton duplek yang akan dipakai sebagai background, celah ini memungkinkan kita untuk mengganti - ganti warna bakground.



10. Masukkan karton duplek yang telah disesuaikan lebarnya sama dengan lebar kotak studio.



11. Dan jadilah studio mini ini. ehmmm.

  • Softbox Lighting
  • Bahan : 2 lembar styrofoam ukuran 40x60cm, lampu belajar bercorong, 1 lembar kertas kalkir
    Alat: Cutter, Lem khusus styrofoam, solasi kertas, gunting, lidi  batang.
    cara membuat:
  1. Buat garis membagi 4 pada 1 lembar styrofoam. Ukuran maisng - masing kotak menjadi: 20x30 cm.

2. Pada sisi 30 cm,tandai titik tengah, lalu tarik titik masing - masing 10 cm ke arah tepi luar. Pada sisi yang berseberangan, tarik garis ke arah titik yang sebelumnya telah ditandai. hingga membantuk trapesium sama sisi seperti di foto. Sisi pendek ukuran 20 cm, sisi yang sejajar selebar 30 cm.


3. lakukan hal yang sama untuk sisa styrofoam yang lain, jadi, kita mendapatkan 4 styrofoam berbentuk trapesium.


4. Rangkai ke empat sisi styrofoam ini, lem menggunakan lem khusus styrofoam, kaitkan lidi untuk memperkuat ikatan antar masing - masing sisi. Rangkaian ke empat sisi styrofoam ini akan membentuk corong yang berlubang.



5. Ukur sisi lubang corong yang lebih kecil. Potong styrofoam sesuai ukuran, lalu dengan menggunakan lingkar terluar corong lampu belajar ukur lingkarannya. Setelah itu potong sesuai pola yang dibuat.



6. Rekatkan pada corong dnegna menggunakan lem khusus styrofoam dibantu dengan lidi untuk memperkuatnya.


7. Maukkan corong lampu belajar ke dalam lubang lingkaran yang telah dibuat sebelumnya. Rekatkan dengan bantuan solasi kertas. Pada sisi dalamnya juga direkatkan, lalu pasang bola lampu.



8. Ukur kertas kalkir sesuai dengan lebar sisi luar corong.Llalu rekatkan dengan lem styrofoam dan solasi kertas. Jika suatu saat bola lampu padam, kertas kalkir ini bisa dibuka kmebali.



CARA PENGGUNAAN.

Atur studio mini di atas bidang datar. Pasang 2 lampu belajar masuk melalu lubang samping. letakkan softbox lighting dari arah depan studio mini.


hasil Fotonya:




Gimana? Nggak kalah kan dengan foto - foto di majalah. hehheeh. *memuji diri sendiri.

Mudah kan membuatnya?
Semoga bermanfaat yaaaa... 

Peringatan: hati - hati ketagihan motret.. klik..jepreettss!!

Sabtu, 29 Januari 2011

KBB #21 : Creme Brulee

Tantangan pracoba kedua sebagai calon anggota KBB , Creme Brulee. Dessert-nya orang barat nih.. hehhe, rada nggak kebayang rasanya seperti apa. Waktu baca resepnya yang dikirim Host  via Surat Tjinta kebayangnya malah seperti Puding Karamel ya.


 Trus jadi keinget salah satu episode reality show: Master Chef #1, Davis Miller diketawain ama juri gara - gara Creme Brulee nya nggak gosong. Jadi rupanya, ciri khas Creme Brulee ini  memang adanya efek karamelisasi dari gula yang ditabur diatas Creme Brulee yang sudah set.



Surat Tjinta KBB memberi resep Creme Brulee dari Jamie Oliver, dengan pemakaian Rhubarb  sebagai salah satu bahannya. Di bahas di milis KBB, pemakaian Rhubarb ini untuk memberi rasa asam, mengimbangi rasa manis dari Creme Brulee.


Setelah browsing sana sini mengenai Creme Brulee, maka jatuhlah pilihan pada resep Creme Brulee dari Women's Weekly. 

INGREDIENTS

1 vanilla bean
3 cups (750ml) thickened cream
6 egg yolks
¼ cup (55g) caster sugar
1/3 cup (55g) pure icing sugar, approximately

NOTE: This recipe can be prepared a day ahead; grill the tops up to one hour before serving.


METHOD

Preheat the oven to moderately slow (160°C). Split vanilla bean in half lengthways then, using the end of a sharp knife, scrape the seeds from the bean; reserve the seeds. Add the bean and cream to a medium saucepan, heat until just below boiling point.

Meanwhile, whisk the egg yolks, caster sugar and vanilla seeds in a medium heatproof bowl; gradually whisk in the hot cream mixture. Place the bowl over a saucepan of simmering water — do not have the water touching the base of the bowl. Stir over heat for about 10 minutes or until mixture thickens slightly and coats the back of a spoon.

Remove the bean — it can be washed, dried and kept for another use. Place six ½ cup (125ml) capacity ovenproof dishes in a baking dish, pour the cream mixture into the ovenproof dishes level with the top as they will shrink slightly. Add enough boiling water to come ¾ of the way up the side of the dishes. Bake in a moderately slow oven for about 20 minutes or until the custard is just set. Remove the dishes from the water; cool to room temperature. Cover; refrigerate several hours or overnight.

Place the dishes in a shallow baking dish filled with ice-cubes (the ice helps to keep custard firm while grilling). Sprinkle each custard evenly with about one heaped teaspoon of sifted icing sugar; wipe the edge of the dishes. Place under a hot grill until the sugar is just melted, not coloured. Sprinkle the custards again with a second layer of sifted icing sugar; place under hot grill until sugar is golden brown.

Not suitable to freeze. Not suitable to microwave.

Cook's note
Alternatively, use a small blow torch to melt and caramelise the sugar. Small blow torches are available from hardware stores, some kitchenware shops and professional cookware outlets. 




Berhubung tidak punya blowtorch, semula efek karamelisasi akan kubuat dengan menaburkan icing sugar di atas Creme Brulee lalau memanaskannya dengan api atas oven. Tapi ternyata lama sekali,  nggak sabar..hehehe, sudha penasaran mau ngerasain. akhirnya buat karamel cair dengan cara memanaskan gula di atas panci hingga mencair kecoklatan diberi air panas sedikit, lalu dituangkan di atas Creme Brulee. danrasanya? hhmmhmm...yummy. Kelewat manis rasanya dengan resep ini. Lain kali harus dikurangi nih gulanya.


Di waktu lain , nyobain Creme Brulee lagi dengan resep yang sama , tapi gulanya dikurangi hingga setengahnya (20 gram). Dimakan bersama syrup Markisa + Lemon serta buah Markisa yang asem - asem. Wah, ternyata lebih segar. Bisa untuk alternatif dessert saat menjamu tamu di rumah nih. 



Mengerjakan tantangan ini, dapet ilmu baru dan sensasi baru di bidang kuliner. kKya gini toh dessert ala Prancia yang namanya Creme Brulee ini. :P




Jumat, 28 Januari 2011

Tiramisu


Tiramisu spesial dibuat untuk ulang tahun adik ipar, Asita. Menebus kesalahan tahun lalu, yang gak sempet mbuatin Tiramisu pesenannya. Jadi kali ini, dibuat kejutan, dan ternyata memang menyenagkan. Asita sangan berbahagia... hhehehe *takut ama kakak iparnya kali ya?

Menggunakan Resep Tiramisu NCC, diberi dekor pagar coklat putih dan diikat pita. Looks so nice, isn't it?

Nasi Tumpeng ulang tahun ke - 3


Pesenan dari mbak Lutfhia , member NCC untuk acara ulang tahun kantornya yang ke - 3. Angka 3 di tumpeng mengunakan timun yang di ukir, sementara angka 3 di belakang menggunakan pucuk daun Parsley  yang disusun di atas daging kelapa, irisan dari kelapa utuh yang dibentuk untuk dipakai sebagai tempat sambal goreng hati.

Kamis, 20 Januari 2011

Black Forest, Cheese Cake and Birthday Cake with Standing Edible Image.

Pesenan dari dosen kuliah dulu drg Febrina,  yang dapat rekomendari dari drg Evi yang sebelumnya sudah bolak balik pesen. Thanks Dok :). Drg Febrina sendiri pesen Black Forest dan Cheese Cake. Semua untuk acara Ulang Tahun Hanief, putranya umur 9 tahun.


Black Forest ukuran 20x30 cm dengan tema Bola ini, tidak memakai filling dark cherry seperti halnya Black Forest pada pakemnya. Pertimbangannya, anak - anak kurang menyukai dark cherry. Jadi, filling yang digunakan adalah selai Blueberry. Covernya memakai whipcream yang diwarnai hijau menyerupai rumput sisi pinggirnya di bei pagar coklat dengan tekstur balok kayu. Cukup memberi kesan permainan Bola ditengah lapangan rumput kan? :P

Selain Blackforest, Drg Febrina juga pesan Blueberry Cheese Cake dengan edible lambang jersey club Barcelona. Edible image yang sebelumnya sudah dilapisi coklat putih bagian belakangnya, diletakan diatas lapisan selai blueberry yang sebelumnya telah dioles diatas Cheese cake yang telah dingin dan set. pinggirannya di border dengan menggunakan whipcream.


Selanjutnya adalah pesanan sesama member NCC, mbak Amalia Riv. Beliau pesan cake untuk dikirim ke Bekasi. Saat kuajukan tema Toys Story dengan standing edible image, beliau setuju. 


Base cake menggunakan sponge cake, dicover buttercream. cake ini ukuran 20x 20 cm dengan metoda dipotong sepertiga bagiansetinggi setengah cake, lalu ditumpukkan di atas sisi cake yang lain. Cake yang bertingkat memberi kesan lebih besar dan tinggi. 

Cake dengan cara yang sama juga dibuat untuk Birthday Cake utuk Chiara, pesanan dari adik kelas saat kuliah dulu. Menggunakan base cake brownies kukus ukuran 30x30 cm, cover buttercream.Dekorasi sesuai permintaan yaitu topper Snow White dan 7 kurcaci.


Kebayang deh, pasti seru sekali acara ulang tahun anak - anak ini ya...

Kamis, 06 Januari 2011

Ujung Tahun Yang Sempurna

Sedikit cerita tentang orderan cake di akhir tahun 2010 kemarin. Tiramisu Kukus dan Opera Cake (lagi).
Untuk Tiramisu Kukus, kembali lagi pakai resep andalan yang dulu pernah dibuat. Namun kali ini dimodifikasi sedikit dengan menggunakan Coffee Mouse yang biasa kugunakan untuk salah satu filling Opera cake.

Berikut ini adalah resep Coffee Mouse yang kupakai:


Coffee Mouse
      250 gr Chocolate Cappucino
      150 gram susu cair
      250 gr Whipping cream

Cara membuat:
1. Steam Chocolate Cappucino hingga cair
2. Panaskan susu cair, tuang ke dalam cocolate cappucino yang telah cair, aduk hingga rata
3. Kocok Whipping cream hingga kaku, tuang ke dalam campuran coklat, aduk hingga rata.

Tiramisu Kukus kali ini, kubuat menjadi 4 layer. untuk mengakali diberikannya illing Coffee Mouse. jadi antara layer paling bawah dan diatasnya, menggunakan resep Vla ini:

Bahan Vla:
200 gram vla bubuk instant
1 sdt kopi instant
400 ml susu cair dingin

Antara kedua layer tengah diberi filling Coffe Mouse, sementara isian diatasnya kembali menggunakan filing Vla kopi.  Untuk topping, digunakan whipcream dan taburan coklat bubuk. dimakan saat dingin, duuh kebayang deh nikmatnya...




Selanjutnya, pesanan salah satu member NCC juga. Pesanannya untuk hantaran lamaran. Membuatnya harus dengan penuh cinta nih. Yang lucu, kebetulan di rumah aku dipanggil Tita. Jadi deh ketika pesenan Opera Cake nya diminta ada tulisan "I Love You Tita", berasa deg - degan deh kaya waktu  dilamar dulu ..jiahahhaaa...


Selain Opera Cake di atas, pesanan hantaran lamaran ini juga ada Ayam Kodok kemasan eksklusif, dan jajan pasar kemasan eksklusif.



Eh, kukasih tahu ya, ini jangankan yang menerima lamaran, lha wong yang membuat aja, perasaan hatinya berbunga - bunga.. Ihikkss... rasanya bener - bener deh: Ujung tahun yang sempurna!!

Jumat, 10 Desember 2010

Tumpeng untuk Tyucake

Ketika Lily Tyucake mengundang untuk acara syukuran pembukaan tokonya di Cempaka Mas, dia sekalian pesan Tumpeng Mini. Tumpeng Mini ini cukup untuk 10 orang saja. Dengan lauk Ayam Goreng, Sambal Goreng Ati Kentang, Perkedel Kentang, Kering Tempe dan Urap Sayur.



Selain Nasi Tumpeng ini, juga disediakan jajanan pasar mini yang juga disajikan menggunakan nampan. Jajanan pasar tradisional yang disajikan , termasuk juga aneka getuk singkong.



Semoga sukses terus ya untuk Tyucake.

Aneka Cake

Tidak sempat buat reportasenya satu persatu. Jajaran foto ini kurang lebih menggambarkan contoh - contoh cake yang bisa dipesan di Radissa Cake & Catering. Enjoy it!













Senin, 06 Desember 2010

Ndaru , my new partner

Ini enaknya kerja di rumah, hampir seluruh waktuku bisa mendampingi Ndaru bermain. Adakalanya memang kami tidak selalu terlibat permainan yang sama. Usia 3 tahun membuat Ndaru kadang sudah ingin punya waktu untuk dirinya sendiri. Begitu pula sebaliknya, padatnya pekerjaan di rumah kadang mengharuskan Ndaru tidak bersamaku.

Namun di beberapa kesempatan, Ndaru sudah mulai ikut terlibat dengan pekerjaan yang kulakukan. Seperti saat mengerjakan orderan kue, Ndaru punya jatah untuk ikutan memoles loyang, mencetak kukis, menaburkan sprinkle, dan lain sebagainya. Yah, dengan segala resiko berantakan dan kotor saja sesudahnya. Tapi melihatnya berbinar, celoteh bangganya bahwa dia telah ikut membantu mamanya, tidak sebanding dengan semua 'kekacauan' yang dia buat.

Dari semua kegiatan yang dia selalu ingin terlibat, aku menikmati saat - saat dia ikut-ikutan motret makanan. Gayanya sungguh serius sekali. Makin dekat ke makanan kayanya membuat dia makin puas, hehhehee.

Masih belum bisa mengajarkan fokus dan komposisi ke dia, tentu saja. Jadi hasil fotonya belum pernah jadi bagus. Tapi menyaksikan dia sangat serius motret rasanya geli campur bangga. Gelinya, dia selalu saja ikut mengatur komposisi makanan, kadang jadi 'kacau' karena makanannya dia cuil sedikit lalu dia makan. atau kadang dia bawa entah kemana. Hhahahaa








 Kamera yang dia pakai bukan mainan, tapi kamera beneran. My pocket camera. Sony cybershoot touch screen. jadilah setiap habis dia pakai, setting camera semua berubah karena 'sentuhan'nya. hehhehehhee.Tapi dia tahu persis kalau kukasih camera mainan, tidak akan muncul gambar di LCD viewer nya. Makanya dia ngotot ikut memotret dengan kamera pocket ini.




Anak kita adalah sumber kebahagiaan, seperti halnya senyum Ndaru ini. Menyaksikannya menikmati 'permainan' ini, sungguh membuat hati ini berbunga. Tak perlu repot, libatkan saja dia dengan pekerjaan kita. Siapa tahu esok hari dia akan jadi partner kerja kita yang bisa diandalkan, Amiin.

 

Pengikut