Minggu, 31 Juli 2011

KBB #24 : Rich Chocolate Tart

Tibalah waktunya didatangi oleh surat tjinta. Bunyinya sungguh amatlah merdu. Rich Chocolate Tart. kali ini bermain dengan pastry, dan yang terbayang adalah tart nyoklaaaaaaaat banget.








KBB#24: Rich Chocolate Tart
Sumber: Best Food: Desserts. The Australian Women Weekly.
Untuk 10 porsi

Pastry
185g tepung terigu
25g coklat bubuk
55g icing sugar mixture
150g mentega dingin, cincang
2 kuning telur
1 sdt air dingin

Campur tepung, bubuk coklat, gula dan mentega di dalam mangkuk FP, lalu proses hingga tercampur rata. Masukkan kuning telur dan air, proses lagi hingga menggumpal. Uleni adonan hingga lembut. Tutup menggunakan plastik, dinginkan di kulkas selama 30 menit.

Panaskan oven, suhu sedang (moderate). 

Giling adonan pastry hingga cukup lebar untuk memuat loyang tart bongkar pasang ukuran 24cm yang sudah diolesi mentega hingga ke sisi2nya. Letakkan pastry ke dalam loyang, tekan-tekan ke sisi-sisinya, lalu ratakan pinggirannya. Tutup, dinginkan di kulkas selama 30 menit.

Tutup pastry dengan baking paper, isi dengan kacang2an kering atau beras, letakkan di atas loyang oven. Panggang tanpa ditutup selama 15 menit. Keluarkan kertas dan kacang2an/beras, panggang lagi 10 menit hingga sedang kecoklatan. Dinginkan.

Chocolate Filling
4 kuning telur
2 butir telur
55g gula caster
80ml krim kental
300 DCC, lelehkan
1 sdt ekstrak vanilla

Buatlah pastry, lalu turunkan panas oven hingga suhu rendah (moderately slow).

Kocok kuning telur, telur dan gula caster di dalam mangkuk kecil dengan mixer hingga kental dan creamy. Masukkan krim, coklat dan ekstrak. Tuang adonan coklat ke dalam pastry yang sudah dipanggang. Panggang selama 30 menit atau hingga filling matang/set. Dinginkan selama 10 menit. Jika suka taburi dengan ekstra coklat bubuk, hidangkan.



Berhubung FP lagi rusak, jadi adonan pastry aku olah dengan mixer kecepatan rendah, sebentar saja hanya sampai homogen. 


Saat memanggang, sesuai intruksi resep yaitu 30 menit,ternyata fillingnya belum set benar. Karena menginginkan tektur yang padat, jadi waktu panggangnya kutambah 15 menit lagi. Jadilah setelah dingin, teksturnya memang memadat.


untuk rasa, jangan ditanya. beneran nyoklaaat banget, sungguh sesuai dengan namanya Rich Chocolate Tart. terbukti tidak sampai 2 jam, sudah ludes disantap orang - orang di rumah.




Intermezzo sedikit. Sewaktu memotret hasil baking kali ini, ada moment lucu yang tertangkap kamera. Yaitu saat Ndaru dan sepupunya Naureen amat tidak tahan untuk mengambil sprinkle gula yang dipakai untuk pemotretan. LOL.


1 komentar:

Arfi Binsted mengatakan...

waks... anak2 dimana2pun sama ya hihihi untungnya skr anak2ku dah gede dan ngerti kerjaanku, jd rada ringan. cuma si sam ayu aja yg masih narikin taplak meja hehehe

 

Pengikut