Tampilkan postingan dengan label Food Review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Food Review. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Juli 2013

Manjakan lidah di Master Wok

Kalau Anda membaca kata Master Wok dan mengetahui bahwa ini adalah nama sebuah restoran, apa yang ada di pikiran Anda pertama kali? Yup, otak saya pun langsung mengarah pada satu keyakinan, pasti sebuah restoran makanan China. Master Wok ini sebuah restoran dibawah bendera Boga Grup, yang ternyata eh ternyata baru saja buka lho sejak 1 Juli kemarin. Dan saya termasuk berbangga bisa memenuhi ajakan admin Indonesian Foodblogger ikut mencicipi kelezatan makanan di Master Wok bersama rekan - rekan Foodieblogger lainnya.


Master Wok hadir bersama deretan tenant lainnya di Food Avenue ( Food Court) Lotte Shopping Avenue Ciputra World, sebuah mall baru di daerah Mega Kuningan tepatnya di seberang ITC Kuningan.  Konsep interiornya akhirnya sama rata dengan tenant lainnya di Food Avenue. Bangku - bangku Food court berderet rapi di depan Master Wok, menyambut saya siang itu. Di bagian depan counter Master Wok terdapat display masakan yang bisa kita pilih untuk disantap. Mulai dari sayuran hingga beragam macam sajian protein mulai dari daging sapi,ayam, udang, tahu dan lainnya.

Simak beragam menu sajian berikut ini, Egg Fried Rice, Yang Zhou Fried Rice, Chow Mein, Fried Crystal Nodle, General Tso's Chicken, Kung Pao Chicken, Blackpepper Beef, Blackbean Beef, Scallion Beef, Sweet and Sour Fish, Sweetfire Fish, Chinese Ocra Egg Trio, Sambal Kang Kong, Prawn with Salted Egg, Mayo Prawn, Fried Siew may, Mapo Tofu, Enoki Mushroom Tofu, Fragnant Chicken, Beijing Chicken, Teochew Chicken, Honey & Ginger Chicken, Chicken Wing Shrimp paste, Oyster Sauce Pakcoy, Chicken Roll , Hot & Sour Soup dan Egg & Seaweed Soup. Nah lho, siapa bisa tahan untuk tidak mencoba?

Mixed Vegetable
Oyster Sauce Pokcoy












Honey & Ginger Chicken
Sweet and Sour Chicken

Beef Blackpepper
Enoki Mushroom Tofu

Prawn With Salted Egg
Chicken Roll

Sajian masakan dari Master Wok ini mengusung konsep fast food yang modern, "hip", mainstream, popular dan unik. Hidangannya berkualitas tinggi, diproses dengan teknik memasak menggunakan Wok, serta presentasinya yang menarik. Seperti kita ketahui Wok adalah wajan / periuk khas yang sering dipakai untuk membuat masakan China. Kita juga sering melihat para koki masakan China memasak dengan api besar mengguakan Wok, lalu ada adegan api menjilat - njilat masakan di dalam Wok. sayangnya kunjungan kami hari itu tidak bisa menyaksikan atraksi tersebut. Padahal seru kali  ya kalau diperlihatkan sebagai daya tarik tersendiri.

Di sisi lain, Master Wok menawarkan cara mudah untuk menikmati beragam sajian ini. Selain sajian ala carte dengan pilihan menu - menu di atas, kita juga bisa memilih menu paket. Masing - masing paket terdiri dari Nasi atau Mie 1 porsi plus kombinasi menu protein dan sayuran yang tersaji dalam kotak bento. Kita yang memilih sendiri menu apa saja yang kita akan santap. Ada beragam pilihan , mulai dari sajian 1 protein 1 sayuran, 2 protein 1 sayuran, atau sebaliknya. Kita juga bisa memilih menu diet yakni 1 nasi 3 macam sayuran.

Siang itu saya memilih menu Nasi Putih, Prawn with Salted Egg (Udang Telur Asin), Sweet and Sour Fish (Ikan Asam Manis) dan Oyster Sauce Pakcoy (Ca Pokcoy Oyster). Saya tinggal menunjuk apa yang saya mau, lalu petugas dari Master Wok melayani untuk meletakkannya dalam kotak bento.


Yang pertama kali saya masukkan mulut adalah potongan Ikan Asam Manis, mmhhmmm, sedikit terlalu manis buat saya. Rasa asamnya juga kurang kuat. Sepengatahuan saya rasa asam di masakan ini harusnya berasal dari kuah tomat, namun tidak ada terasa sama sekali di sini. Tapi ikan nya lembut serta gurih pas.

Lalu saya agak kaget karena melihat ada beberapa helai hijau daun di sajian Udang Telur Asin yang ternyata adalah daun Salam Koja atau daun Kare. Walau terasa agak pedas, namun rasa dari masakan ini sungguh pas nikmatnya. Gurihnya, kematangannya, pekat telur asinnya sungguh terasa membelai lidah. Rasa dan wangi daun kare juga memberi sensasi tersendiri pada hidangan ini. Ketagihan deh pasti! Sayur Pakcoy nya juga masih renyah segar terasa. hanya saja untuk seleraku, kurang asin sedikit saja.

Ohya, saya juga memesan Liang Teh yang katanya merupakan andalan dari Master Wok.  Teh herbal dari China ini berbeda aroma dengan teh lainnya. Rasanya segar, mengimbangi rasa paduan berbagai menu masakan yang saya santap. Liang Teh dipercaya dapat meredakan panas dalam dan menyegarkan kondisi badan. Semoga makin seger ya setelah minum teh ini, hehhehe. Selain Teh Liang, saya juga makan seger- seger lainnya nih , yaitu Puding jelly Leci. Tidak terlalu istimewa, seperti menyantap jelly yang beredar di pasaran, hanya saja yang ini diberi potongan buah leci. Tapi lumayan deh untuk cuci mulut, habis pula..hehhehe enak siih..

Secara keseluruhan, sajian dari Master Wok ini layak dicoba karena berbagai keistimewaannya yaitu teknik memasak yang unik, bahan - bahan segar berkualitas serta  tingkat kematangan yang menurut saya sempurna . Ikan yang tersaji masih terasa lembut, udang masih terasa manis segar berpadu dengan gurih baluran telur asin, serta Pokcoy yang terhidang segar. Rasa ikan yang terlalu manis dan sayur yang kurang asin di lidah saya termaafkan dengan kelezatan Udang Telur Asin nya. Jempol. *big smile* Semoga lain kali bisa datang lagi untuk mencicipi menu lainnya. Jadi bisa deh memanjakan lidah kita lagi di Master Wok.

Meal Package
Master Style 1 : 1 Rice, 1 Beef/Poultry/Seafood, 1 Vegetables  : Rp. 25.454,-
Master Style 2 : 1 Rice, 1 Beef/Poultry/Seafood, 2 Vegetables  : Rp. 32.727,-
Master Style 3 : 1 Rice, 2 Beef/Poultry/Seafood, 1 Vegetables  : Rp. 39.090,-
Master Wealthy Meal : 1 Rice, 2 Beef/Poultry/Seafood  : Rp. 31.817,-
Master Diet Trick 1 : 1 Rice, 2 Vegetables : Rp. 23.636,-
Master Diet Trick 2 : 1 Rice, 3 Vegetables : Rp. 26.363,-
Master Oriental Match 1 : 1 Noodle/Vermicelli, 1 Vegetables
master Oriental Match 2 : 1 Noodle/Vermicelli, 1 Beef/Poultry/Seafood

Add Soup : Rp.10.909,-
Add Appetizer Rp. 10.909,-
*all prize before tax

Opening promo : "Get Your meal for only 20.000 nett at master Wok" dari tanggal 1 - 4 Juli di Ciputra Wolrd (Lotte Shopping Avenue) dan dari tanggal 3 - 16 July di Mater Wok Mall Kelapa Gading mulai pukul 12.00 - 18.00 untuk paket Master Style 2.

Kamis, 27 Juni 2013

Patin Bakar dalam Bambu, RM. Karimata Sentul

 Tidak percuma deh menempuh jarak jauh menuju Sentul, untuk menikmati Ikan Patin bakar bambu di Rumah Makan Karimata. Untuk mencapainya kita bisa berkendara ke tol jagorawi, keluar Tol Sentul City. Keluar tol belok kanan, tidak jauh dari situ Karimata sudah terlihat, tepatnya di pinggiran tol Ring Road Bogor.

Dari berbagai macam menu, pasti sasaran utamanya adalah Ikan Patin bakar dalam bambu. Saat belahan bambu dibuka, terlihat ikan patin dalam balutan penuh bumbu warna kuning. Terhidang panas, asap dari ikan patin masih kepul - kepul, ikut menebar aroma nikmat dari bumbu yang melimpah ini.

Ikan Patin Bakar dalam bambu

Bumbunya gurih dan sedikit pedas. paling mantap menikmatinya bersama dengan nasi hangat. Duh, lupa deh kalau mertua lewat. Daging ikannya lunak gembur, masih ada samar bau tanah, tapi bisa tertutupi oleh lezat nikmehnya bumbu super ini.

Selain patin bakar bambu, ada juga Ikan patin bakar "original", yaitu bakar kecap. Buat yang kesulitan makan pedasnya patin bambu, alternatif ikan patin bakar kecap ini bisa jadi pilihan. Rasanya enak, bau bakarannya mantab. Ndaru lahap sekali makan ikan bakar ini.

Harga ikan bakar bambu sekitar 80 ribu rupiah,  sementara ikan patin bakar kecap sekitar 50-60 ribu rupiah. Cukup sesuai dengan rasa mantabnya. Nggak nyesel deh jauh  menempuh jarak.


Ikan Patin Bakar Kecap

Banyak menu lain yang bisa kita nikmati di Rumah Makan Karimata ini. Aku belum sempet ngicipin nih, penuh perut menikmati kedua menu di atas. Kapan - kapan coba lagi aaahhh...


Suasana dalam warung

Minggu, 02 Juni 2013

Kentang Aneka Rasa "Gerobak Bule"

Ini trial pertama posting blog menggunakan aplikasi blogger Android. Mau test dulu ya.

Sekalian iklan sedikit buat yang tinggal di Duren Sawit , Buaran dan sekitarnya. Yuk dicoba Kentang Goreng aneka rasa ala Gerobak Bule (Lima Ribu Boleee).

Gerobak mangkal di depan Mini Market Saribaganti ojek Duren Sawit dan di seberang Buaran Plaza.
Tersaji dalam bumbu aneka rasa yang bisa dipilih sesuai selera.

Kentang Gerobak Bule, rasa lezat, nikmat di kantong.
Yuuuuk mariiii...

Selasa, 19 Maret 2013

Butiran lada lezat di Pepper Lunch

Di Pepper Lunch, oulet Restoran yang mengusung konsep makanan Jepang "The Original Japanese DIY Teppan Restaurant" terdapat menu Pepper Rice. Sesuai namanya, secara harfiah memang yang disuguhkan adalah nasi dan butiran lada. Tentu bukan hanya itu saja, tapi sebelum saya bercerita lebih banyak, ketahuilah bahwa: Butiran lada di Pepper Lunch ini amatlah lezat!! *taklimat singkat dari penggemar lada*

Saya datang ke Pepper Lunch, atas undangan dari Admin Indonesian FoodBlogger. Rupanya Indonesia Foodblogger akan memulai program Review Restoran, di mana kami anggotanya diharapkan dapat melukiskan betapa bertaburannya anugerah kenikmatan kuliner di muka bumi ini. Hhehehee *lebay dikit*. Dan pagi itu, tibalah Saya di Pepper Lunch. Suasana masih sepi, sehingga Saya masih sempat melihat para waitress merapikan meja, persiapan akhir sebelum tamu - tamu hadir.

The Restaurant
Morning Briefing @ Pepper Lunch Restaurant

Setelah beberapa FoodBlogger lainnya hadir, acara dibuka.  Rika marketing Pepper Lunch menjelaskan tentang keunggulan dari sajian mereka. Pepper Lunch menyajikan makanan di atas hot plate bersuhu 260 derajat celcius. Pengunjung akan menikmati serunya pengalaman "Do It YourSelf" yakni memasak makanan yang tersaji di atas hot plate tadi. Masakan yang sudah kita aduk dan masak ala Teppan itu dapat disantap dengan tambahan lada, honey sauce dan garlic sauce. Lada di sini sangat istimewa. Digerus (dihaluskan) fresh sehari sekali, jika ada sisa, lada ini tidak akan digunakan untuk keesokan harinya. 


Marketer

Sauce and Pepper We Are Food Blogger

Kami diminta memilih 3 menu Pepper Rice yaitu: Chicken Pepper Rice , Beef Pepper Rice dan Salmon Pepper Rice. Meskipun diberitahu bahwa unggulan mereka adalah Beef Pepper Rice, tapi saya memilih menu ayam. Karena beberapa teman blogger yang duduk di dekat saya memilih Beef dan Salmon, jadi saya harus coba yang ayam. 
Pepper Rice disajikan di atas hotplate yang sebelumnya telah dipanaskan selama 70 detik. Nasi dicetak dicetakan khusus yang membentuk cekungan di atasnya, tempat nantinya butter special diletakkan. Butter ini dibuat khusus oleh Pepper Lunch untuk menambah citarasa gurih special di setiap sajian. Beda dari butter lainnya, butter ini memiliki citarasa rempah khusus, beraroma bawang putih sepertinya. Yang pasti, butter ini nantinya akan meleleh seiring dengan adukan tangan kita memasak di atas hotplate yang panasnya gila-gilaan itu. 

How to serve Pepper Rice

Setelah Pepper Rice tersaji di depan saya, maka tugas berikutnya adalah 'memasak' nya di atas hotplate. Harus segera dilakukan, supaya nasi tidak gosong dan lengket terlalu lama terpanggang di atas plate. Di moment ini lah butter yang sebelumnya ada di atas nasi, akan melting karena panasnya plate, berbaur di sela - sela butiran nasi, jagung manis dan daging ayam/sapi/salmon. Daging ayam yang tadinya mentah pun akan ikut masak karena panas. Bumbu rempah pada butter merasuki sela - sela nasi berpadu dengan butiran lada , menciptakan harmoni kelezatan yang digaungkan oleh Pepper Lunch. Yukkkk, tunggu apalagi , saatnya saya icipi. Caution : The Plate is HOT!

Caution! The Plate is hot! Chicken Pepper Rice
Melting Butter Pepper Rice

Ok, suapan pertama: Rasa bawang putih terasa. Rasa Pepper Rice ini samar senada dengan rasa nasi goreng Restauran Chinese Food. Ada aroma rasa bakaran. Suapan berikutnya, kita ambil ayamnya, mmhmmm lembut gurih. Mungkin karena daging ayamnya dimasak tidak terlalu lama, masih terasa kelembutannya. Ayo lalu saya coba pakai Garlic sauce, waduuuh asin jadinya. Untung nyobanya sedikit, hehhehee. Honey sauce juga dicoba, nah malah lebih enak nih. Rasa manis sauce nya memberi sensasi rasa tersendiri. Kelihatan bener ini kalau yang makan orang Jawa, demen ama yang manis. :D. 

Walaupun di awal penyajian Pepper Rice ini sudah ditaburi lada, namun tak ada salahnya saya coba lagi. Sedikit dulu, di atas sesendok nasi. Wah, enak nih. Suapan berikutnya, tambahin lada lagi di beberapa tempat, saya aduk merata. Saya makan lagi, lho, beneran ini enak. Tambah dikit lagi aaah, endyaaaaaang jadi enak banget! *celingak celinguk* Beberapa teman blogger mengomentari apa tidak terlalu banyak lada yang saya masukkan. Ohya, mungkin memang banyak. Tapi saya suka. Hhehhee. Pepper Rice yang awalnya terasa seperti layaknya nasi goreng Chinese Food jadi jauh lebih istimewa karena penambahan lada / pepper yang spesial ini. Harumnya Perpper dan butter itu lho, seperti memanggil manggil saya untuk menghabiskannya. Hahhaaa, jadi geli saya lihat beberapa teman yang lain menyisakanya, Pepper Rice punya saya tandas tak bersisa *lap mulut belepotan*. 

Waitress with Red Velvet  Red Velvet

Bersamaan dengan hampir habisnya Pepper Rice di hadapan saya, waitress datang menyajikan cup dessert yaitu Red Velvet in cup. Rasa cheese frostingnya light, ringan rasa kejunya. Cakenya juga lembut beremah, khas red Velvet. Tidak terlalu istimewa, tapi cukup lezat untuk dihabiskan. Hhahhaaa, kayanya nggak kenyang-kenyang ya saya. Sepertinya undangan review kali ini membuat saya pengen coba icipi menu lainnya di kesempatan yang lain. 

Selain di Cilandak Town Square, tempat di mana kami review kali ini Pepper Lunch Reataurant terdapat di Plaza Senayan, Plaza Indonesia, Mall Taman Anggrek, Gandaria City, Summarecon mal Serpong, Central Park, Supermal Karawaci, dan Kota Kalablanka. Selain Outlet berbentuk Restaurant , pepper Lunch hadir dalam konsep pepper Lunch Express yang terdapat si Senayan City, Emporium Pluit, Kelapa Gading Mall, Puri Mall, ondok Indah Mall, Ciputra Mall, Alam Sutrera, Kuningan City. Selain itu pepper Lunch juga hadir di Bandung, Surabaya, Medan, Bali, dan Makasar.

Menu andalan Pepepr Lunch selain Pepper Rice adalah Pepper Steak. Lihat dari display yang terpampang di dinding, sepertinya seru nih untuk dicobain, untuk masak steak di Hotplate sendiri nanti. Atau, lain kali saya harus coba Chicken Oglio Olio, Salmon Cream Pasta with Mushroom, Wagyu Yakiniku with Egg, Teriyaki pepper Chicken, Curry Rice with Double Hamburg Steak, waduh waduh jadi pengen semua nih. Tolong, ada yang mau menemani saya? 

 

Pengikut