Tampilkan postingan dengan label Resep. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resep. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Mei 2014

Resep: Kue Kelapa Kurma


Ramadhan hampir tiba. Sukacita menyambut kehadiran bulan penuh berkah pun kian terasa. biasanya para ibu mulai juga sibuk memikirkan hidangan - hidangan suguhan hari lebaran. salah satunya kue kering . selain kue kering wajib seperti nastar, kaastengels atau putri salju, banyak sekali ragam kue kering baik klasik maupun modifikasi yang bisa kita hidangkan di acara silahturahmi keluarga nantinya. 

Untuk musim lebaran kali ini, aku mencoba satu resep kue kering baru. Lihat resepnya di majalah Femina edisi khusus Hidangan lebaran tahun 2013, tahun lalu malah nggak sempet nyoba, hehhehe. Aselinya berjudul Segitiga Kurma. Aku modifikasi sedikit dengan memperbanyak kelapa kering dalam adonan kue nya, lalu mengganti kapulaga bubuk dengan kayumanis bubuk.



Kue Kurma Kelapa
modifikasi dari resep Femina

300 g tepung terigu protein rendah
100 gram kelapa parut kering
220 gr mentega tawar
120 gr gula pasir
4 kuning telur

2 sdm susu evaporated aduk dengan 3 sdm madu
250 g buah kurma cincang halus
80 g almond sliced

2 sdt kayumanis bubuk
½ sdt garam

Cara Membuat:
1.     Kocok mentega dan gula pasir hingga rata , masukkan telur, aduk rata.
2.     Masukkan 50 gram kelapa kering dan terigu, aduk rata.
3.     Ambil 1 sdm adonan, bulatkan. Bentuk adonan menjadi segitiga, olesi permukaannya dengan susu dan madu.

4.     Taburi kelapa parut, taruh kurma dan almond di atasnya. Taburi dengan kayumanis bubuk. Panggang 25 menit di suhu 180’c atau hingga matang kuning keemasan.


Dengan menggunakan gula pasir dan juga kelapa parut dalam adonannya, tekstur kue kelapa kurma beda dengan kue kering yang klasik.  Krenyes krenyes renyah, berpadu dengan renyahnya kacang almond. Selain itu, paduan wangi kayumanis dan kelapa nya juga memberi sensasi tersendiri, yang membuat kue kering ini layak dicoba dan dihidangkan untuk para tamu lebaran nanti. 
Nah tunggu apa lagi, bikin yuk...

Selasa, 06 Mei 2014

Resep : Lapis Beras



Lapis Beras

Bahan :
1000ml santan dari 2 butir kelapa
1sdt garam
2 lembar daun pandan

250 g tepung beras
100 g tepung kanji
275 g gula pasir

Pewarna makanan warna hijau dan merah
Minyak untuk mengoles loyang


Cara membuat:
1. Rebus santan, garam ,dan daun pandan sambil diaduk-aduk hingga santan mendidih. Angkat, biarkan hingga agak dingin.
2. Olesi loyang ukuran 20x20cm dengan minyak. Panaskan dandang, bungkus tutup dandang dengan serbet agar uap air tidak menetes ke loyang.
3. Campur tepung beras, tepung kanji, gula menjadi satu, aduk rata. Tuangkan santan perlahan - lahan, aduk hingga adonan rata dan licin.
4. Bagi adonan menjadi 3 bagian. Beri 3 tetes pewarna hijau untuk bagian pertama, dan 3 tetes pewarna merah untuk bagian kedua. biarkan adonan ketiga bewarna putih.
5. Masukkan loyang ke dalam dandang yang airnya sudah mendidih, masukkan 100 ml (1 sendok sayur) adonan berwarna hijau, tutup kukusan selama 5 menit hingga adonan mengeras. Buka tutup kukusan, tuang lagi 1 sendok sayur adonan hijau, kukus lagi 5 menit. Ulangi terus hingga adonan hijau habis.
6. Tuang 100 ml adonan putih diatas lapisan hijau yang sudah mengeras. Kukus 5 menit. Lakukan berulang hingga adonan putih habis. Lalu lakukan hal yang sama untuk adonan merah. Jika seluruh adonan sudah habis, kukus selama 30 menit hingga seluruhnya matang.
7. Angkat, keluarkan dari dandang, dinginkan. Potong sesuai selera.



Minggu, 02 Maret 2014

Cilok


Suatu hari, lihat di jalan depan sebuah SD dekat rumah ada abang- abang penjual cilok, jadi pengeeen banget. Kepengen beli, tapi selain gengsi (hihihi) kebayang deh bahan - bahan yang dipakai si abang kan kita nggak tahu persis. Kalau mau ditunda - tunda takut adek bayi bakal ngiler.. *alesan. Ya udah browsing bentar, dapet resep dari blognya Ricke






Bahan:
200 gram tepung sagu tani atau tapioka
200 gram terigu protein sedang
2 siung bawang putih, haluskan
1 sdt garam
1 sdt kaldu bubuk (optional)
1/4 sdt merica bubuk
1 sdt gula pasir
350 ml air kaldu ayam
2 batang daun bawang, iris halus

Air di panci untuk merebus cilok

Cara membuat:
1. Campurkan tepung sagu tani/tapioka dan terigu. Tambahkan daun bawang. Aduk rata dan sisihkan.
2. Campurkan air, bawang putih halus, garam, kaldu bubuk, merica bubuk dan gula pasir. Masak hingga mendidih.
3. Panas-panas tuangkan air rebusan tadi bertahap ke dalam campuran tepung, sambil diaduk rata menggunakan sendok kayu (jangan pake tangan , panaasss). Bila dirasa adonan sudah kalis dan bisa dipulung dan air masih bersisa, hentikan penambahan air.
4. Biarkan sampai agak hangat. Ambil sedikit adonan,  bulatkan sebesar bakso. Lakukan hingga adonan habis.
5. Didihkan air yang banyak dalam panci, rebus cilok hingga mengambang dan biarkan sekitar 10-15 menit mengambang. Angkat. Kemudian kukus cilok hingga empuk dan matang.

Untuk bumbu, aku kebetulan ada stock bumbu pecel, tinggal seduh deh. ditambahin saos cabe botolan. mmhmm yummy...

Selasa, 04 Februari 2014

Resep: Kerang Hijau Saus Padang

Kerang Hijau (Perna Viridis) banyak kita temui di menu restaurant Seafood. Meskipun ada peringatan bahwa Kerang Hijau dari Teluk Jakarta mengandung logam berat, namun hidangan Kerang Hijau tetap saja jadi salah satu alternatif masakan seafood yang favorit. Jadi, yang tinggal di Jakarta, jangan sering - sering makan Kerang ini ya... hehehhee.

Kerang HIjau Saos Padang

Di sisi lain, manfaat kandungan nutrisi dari Kerang Hijau sangatlah banyak. Dikutip dari artikel Femina, berikut ini adalah kandungan nutrisi dari Kerang
  • Asam lemak tidak jenuh (omega-3) yang penting untuk perkembangan jaringan otak anak. Kandungan asam lemak tidak jenuh ini juga akan membantu memecah ’kolesterol jahat’ di dalam pembuluh darah. Kondisi ini secara otomatis memperlancar aliran darah ke jantung dan otak, sehingga dapat mencegah terjadinya penyakit jantung dan stroke.
  • Tiga puluh tiga persen vitamin B12 dari kebutuhan harian, ada dalam kerang. Dengan mengonsumsi vitamin B12 akan mencegah terjadinya mutasi sel, sehingga usus akan terlindungi dari risiko kanker.
  • Vitamin A untuk menjaga kesehatan kulit dan mata.
  • Fosfor untuk pembentukan tulang dan gigi pada anak, serta membantu tubuh memaksimalkan fungsi vitamin.
  • Protein yang lebih tinggi daripada daging merah, namun dengan kalori lebih rendah sehingga sesuai untuk tubuh.
  • Potasium untuk membantu menjaga tekanan darah, dan mengatur fungsi jantung serta metabolisme tubuh.
  • Kalsium. Dengan bertambahnya jumlah kalsium yang masuk ke dalam tubuh, maka dapat membantu mencegah osteoporosis (pengeroposan tulang). 

Jadi, kalau teman - teman dapat kesempatan untuk menyantap Kerang Hijau terlebih yang diyakini bukan berasal dari Teluk Jakarta,jangan ragu - ragu ya menyantapnya. Enak banget apalagi kalau dapat yang segar.

Kali ini kita masak Kerang Hijau Saos Padang. Menu ini banyak sekali versinya. Lain restaurant lain rasanya. Tapi ciri khasnya adalah rasa pedas dan warna saosnya yang merah.

Kerang Hijau Saos Padang

bahan :
1 kg kerang hijau, cuci bersih dan sikat cangkangnya
500 ml minyak untuk menggoreng kerang
2 sdm saos tomat botolan
5 sdm saos cabai botolan
5 buah cabai rawit, iris - iris
100 ml air
sdt garam
2 sdt gula pasir

bumbu halus:
6 siung bawang merah
3 siung bawang putih
8 buah cabai merah

bumbu lainnya:
2 cm jahe, memarkan
1 batang serai, memarkan

cara membuat :
  1. Goreng kerang beserta cangkangnya dalam minyak panas sampai kerang matang dan sedikit kering , angkat dan tiriskan.
  2. Sisakan minyak hingga 2 sdm, tumis bumbu halus, jahe dan serai hingga harum.
  3. Masukkan kerang, aduk rata dengan bumbu halus. tambahkan saos tomat, saos cabai, air, gula dan garam. Aduk - aduk agar kuah saos merata dan mulai menyusut.
  4. Masukkan cabai rawit, aduk rata kembali hingga kuah menyusut dan cabai rawit layu. 
  5. Angkat dan hidangkan

Kerang HIjau Saos Padang


Kerang Hijau Saos Padang ini cocok disantap dengan nasi panas dan tumis kangkung taoco. Jadi berasa makan di warung atau restaurant Seafood deh. Pasti nambah - nambah deh. Selamat mencoba....

Sabtu, 01 Februari 2014

Resep: Ayam Bakar Bumbu Rujak

Ayam Bakar Bumbu Rujak

Bahan :
1 ekor ayam , potong 12 bagian
500 ml  santan kental dari 1 butir kelapa

Bumbu halus:
10 siung bawang merah
4 siung bawang putih
8 buah cabai merah keriting
3cm jahe
2cm kunyit
2 butir kemiri

Bumbu tambahan
2 lembar daun salam
1 batang serai, memarkan
2 cm lengkuas, memarkan
1 sdt garam

Cara membuat:
1.       Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan daun salam, serai dan lengkuas.
2.       Masukkan ayam , aduk rata hingga ayam berubah warna.
3.       Masukkan santan. Masak hingga kuah menyusut, sambil sesekali diaduk.
4.       Siapkan bara api, bakar ayam hingga berwarna kecoklatan sambil sesekali dioles bumbu dari kuah santan. Angkat dan sajikan.

ayam panggang bumbu rujak

 note : resep ini juga ada di buku saya yang akan terbit.


Senin, 22 Juli 2013

Fruity Almond Cookies

Yuhuuuuu, jelang lebaran kali ini sudah mulai pilih - pilih dong untuk membuat kue kering nya. Musim puasa- lebaran kali ini, aku membuat varian baru kue kering yang aku jual yaitu Fruity Almond. Enak banget deh, membuatnya juga gampang banget. Aku pakai resepnya "Blueberry Jam Drop" nya NCC dengan sedikit modifikasi.

Fruity Almond




Fruity Almond Cookies
resep Asli dari "Blueberry Jam Drop" by Fatmah Bahalwan
modifikasi oleh Citra Kusuma

Bahan A:
75 gr    Mentega
75 gr    Margarine
140 gr    Gula halus
1 btr      Telur
½ sdt     Vanilli

Bahan B:
65 gr      Almond bubuk
½ sdt     Baking powder double acting
260 gr    Tepung terigu protein rendah
20 gr      Tepung maizena

Bahan C:
50 gr      Almond bubuk, untuk taburan
100 gr    Selai Blue Berry, Selai Strawberry dan Selai Kiwi untuk toping isian

Cara Membuatnya:
  1. Kocok bahan A sebentar hingga tercampur rata.
  2. Masukkan bahan B, aduk rata.
  3. Timbang adonan @8gr, bulatkan, gulingkan pada almond bubuk. Tata diatas loyang kue kering yang sudah dialas kertas anti lenket, atau dipoles mentega.
  4. Tekan bagian tengah menggunakan jari telunjuk. Isi lekukan tengah dengan selai.
  5. Panggang dalam oven hingga matang lk. Selama 30 menit pd suhu 150’C.

Pemakaian selai yang beraneka ragam ini selain mempercantik penampilan, juga memberi sensasi rasa seru pada cookies. Nggak cukup mencoba satu cookies toh, karena pengen yang rasa lain. Pemberian almond bubuk juga memberi rasa mewah tersendiri. Pokoke manteb juragan. Ayo dibuat, guampang banget. Nyamm..nyammm...


Jumat, 17 Mei 2013

Resep : Kue Lumpur Pandan

Kue Lumpur Pandan
sumber: Prima Rasa Femina

Bahan:
300 gram kentang
5 kuning telur
2 putih telur
250 gr gula pasir
400 ml santan dari 1 butir kelapa
50 gr margarine, lelehkan
1/4 sdt vanilla extract
1 sdm pasta pandan
1/2 sdt garam
175 gram tepung terigu
1/2  butir kelapa muda, kerok

Cara membuat:
1. Kukus kentang hingga masak, kupas kulitnya selagi hangat, halus lumatkan. Sisihkan.
2. Kocok telur dan gula pasir dengan mikser hingga kental. Masukkan santan, margarine leleh, vanilla extract dan garam. Aduk dengan menggunakan whisk hingga rata.
3. Masukkan kentang dan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk terus hingga adonan halus dan licin. Saring adonan, buang ampasnya. Masukkan pasta pandan, aduk rata.
4. Panaskan cetakan kue lumpur diatas api kecil, dibawah cetakan kue lumpur beri alas berupa loyang bekas yang sudah tidak terpakai lagi.
5. Olesi cetakan dengan menggunakan minyak goreng atau margarine, tuang adonan ke dalam cetakan hingga 3/4 penuh. Lalu tutup cetakan hingga setengah matang.
6. Buka tutup cetakan, letakkan kelapa muda kerok sebagai hiasan. lanjutkan memasak dengan menutup cetakan hingga kue lumpur matang. Keluarkan kue dari cetakan.
7. Sajikan





 

Pengikut